Minggu, 22 Desember 2013

peran perawat keluarga

Peran Perawat Keluarga

—1. Pendidik
Perawat perlu memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga agar :
a.
Keluarga dapat melakukan program asuhan kesehatan keluarga secara mandiri
b.
Bertanggung jawab terhadap masalah kesehatan keluarga
—2. Koordinator
Diperlukan pada perawatan berkelanjutan agar pelayanan yang komprehensif dapat tercapai. Koordinasi juga sangat diperlukan untuk mengatur program kegiatan atau terapi dari berbagai disiplin ilmu agar tidak terjadi tumpang tindih dan pengulangan
—3. Pelaksana
Perawat yang bekerja dengan klien dan keluarga baik di rumah, klinik maupun di rumah sakit bertanggung jawab dalam memberikan perawatan langsung. Kontak pertama perawat kepada keluarga melalui anggota keluarga yang sakit. Perawat dapat mendemonstrasikan kepada keluarga asuhan keperawatan yang diberikan dengan harapan keluarga nanti dapat melakukan asuhan langsung kepada anggota keluarga yang sakit
—4. Pengawas kesehatan
Sebagai pengawas kesehatan, perawat harus melakukan home visite atau kunjungan rumah yang teratur untuk mengidentifikasi atau melakukan pengkajian tentang kesehatan keluarga
—5. Konsultan
Perawat sebagai narasumber bagi keluarga di dalam mengatasi masalah kesehatan. Agar keluarga mau meminta nasehat kepada perawat, maka hubungan perawat-keluarga harus dibina dengan baik, perawat harus bersikap terbuka dan dapat dipercaya
—6. Kolaborasi
Perawat komunitas juga harus bekerja dama dengan pelayanan rumah sakit atau anggota tim kesehatan yang lain untuk mencapai tahap kesehatan keluarga yang optimal
—7. Fasilitator
Membantu keluarga dalam menghadapi kendala untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Agar dapat melaksanakan peran fasilitator dengan baik, maka perawat komunitas harus mengetahui sistem pelayanan kesehatan (sistem rujukan, dana sehat, dll)
—8. Penemu kasus
Mengidentifikasi masalah kesehatan secara dini, sehingga tidak terjadi ledakan atau wabah
—9. Modifikasi lingkungan
Perawat komunitas juga harus dapat mamodifikasi lingkungan, baik lingkungan rumah maupun lingkungan masyarakat, agar dapat tercipta lingkungan yang sehat.
Prinsip-prinsip Perawatan Keluarga :
—Keluarga sebagai unit atau satu kesatuan dalam pelayanan kesehatan
—Dalam memberikan asuhan perawatan kesehatan keluarga, sehat sebagai tujuan utama
—Asuhan keperawatan yang diberikan sebagai sarana dalam mencapai peningkatan kesehatan keluarga
—Dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga, perawat melibatkan peran serta keluarga dalam mengatasi masalah kesehatannya
—Lebih mengutamakan kegiatan-kegiatan yang bersifat promotif dan preventif dengan tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif
—Dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga memanfaatkan sumber daya keluarga semaksimal mungkin untuk kepentingan kesehatan keluarga
—Sasaran asuhan perawatan kesehatan keluarga adalah keluarga secara keseluruhan
—Pendekatan yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga adalah pendekatan pemecahan masalah dengan menggunakan proses keperawatan
—Kegiatan utama dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan keluarga adalah penyuluhan kesehatan dan asuhan perawatan kesehatan dasar/perawatan di rumah
—Diutamakan terhadap keluarga yang termasuk resiko tinggi.
Tanggung Jawaban Perawat

—Meningkatkan kesehatan
—mencegah penyakit
—memulihkan kesehatan
—mengurangi penderitaan

Kewenangan Perawatan

—Melakukan pengajian kep
—Merumuskan diagnosis kep
—Menyusun rencana tindakan kep
—Melaksanakan tindakan kep
—Melaksanakan evalusi terhadap tindakan
—Mendokumentasi hasil kep
—Melakukan kegiatan keseling kes kepada system klien
—Standar praktek asuhan keperawatan keluarga sesuai rapim PPNI terdiri dari :

Standar praktik professional
—Standar I : Pengkajian keperawatan
—Standar II : Diagnosis keperawatan
—Standar III : Perencanaan keperawatan
—Standar IV : Pelaksanaan tindakan keperawatan
—Standar V : Evaluasi